Melihat gigi anak mulai copot biasanya jadi salah satu fase yang cukup menarik bagi orang tua.
Tapi, bagaimana kalau gigi susunya sudah copot, lalu gigi barunya tidak kunjung tumbuh?
Wajar kalau Ayah dan Bunda mulai khawatir, apalagi jika anak sudah masuk usia sekolah atau teman-temannya sudah mulai punya gigi permanen.
Kondisi gigi anak tidak mau tumbuh sebenarnya bisa disebabkan oleh beberapa hal. Ada yang masih tergolong normal karena setiap anak punya ritme pertumbuhan yang berbeda.
Namun, ada juga kondisi tertentu yang sebaiknya diperiksa langsung oleh dokter gigi agar penyebabnya bisa diketahui lebih jelas.
Pada umumnya, gigi susu anak mulai tanggal di sekitar usia 6–7 tahun. Setelah itu, gigi permanen akan mulai muncul menggantikan gigi susu yang copot.
Namun, proses ini tidak selalu terjadi dalam waktu yang sama pada setiap anak.
Ada anak yang gigi barunya cepat terlihat setelah gigi susu copot. Ada juga yang membutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Jadi, kondisi gigi susu sudah copot gigi baru belum tumbuh tidak selalu langsung berarti ada masalah serius.
Ada beberapa kemungkinan kenapa gigi permanen anak belum juga muncul setelah gigi susu copot.
Salah satunya adalah karena gigi permanen memang belum siap tumbuh ke permukaan gusi.
Dalam kondisi ini, gigi permanen masih berada di dalam tulang rahang dan membutuhkan waktu untuk bergerak ke posisi yang seharusnya.
Pada beberapa kasus, gigi permanen anak lama tumbuh karena posisinya masih cukup jauh dari permukaan gusi.
Jadi, meskipun gigi susu sudah copot, gigi barunya belum langsung terlihat.
Penyebab lainnya adalah gigi susu copot terlalu cepat. Gigi susu bisa lepas sebelum waktunya karena benturan, trauma, atau kerusakan gigi. Padahal, gigi susu punya peran penting untuk menjaga ruang bagi gigi permanen.
Kalau gigi susu hilang terlalu cepat, ruang tersebut bisa berubah dan membuat gigi permanen kesulitan tumbuh dengan posisi yang ideal.
Selain itu, ruang tumbuh gigi yang terlalu sempit juga bisa menjadi penyebab. Jika rahang anak kecil atau susunan giginya berjejal, gigi permanen bisa tertahan, tumbuh miring, atau muncul di tempat yang tidak seharusnya.
Ada juga kondisi ketika gigi permanen sebenarnya sudah ada, tetapi arahnya tidak tepat.
Gigi bisa tumbuh miring, tertahan tulang, atau terhalang oleh gigi lain. Kondisi seperti ini biasanya tidak bisa dipastikan hanya dari melihat gusi dari luar.
Dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan, dan pada beberapa kasus mungkin menyarankan rontgen untuk melihat posisi gigi permanen.
Dalam kasus tertentu, gigi permanen juga bisa tidak terbentuk atau benih giginya bermasalah.
Namun, kondisi ini tidak bisa ditebak sendiri di rumah. Pemeriksaan dokter gigi anak diperlukan untuk memastikan apakah benih gigi permanen ada dan bagaimana posisinya.
Banyak orang tua mulai khawatir ketika anak usia 7 tahun gigi belum tumbuh, terutama jika gigi susu bagian depan sudah copot cukup lama.
Sebenarnya, usia 7 tahun masih termasuk fase umum pergantian gigi susu ke gigi permanen. Jadi, keterlambatan ringan masih bisa terjadi.
Namun, Ayah dan Bunda perlu melihat konteksnya. Jika gigi susu baru copot beberapa minggu, biasanya masih bisa dipantau dulu.
Tapi jika sudah beberapa bulan belum ada tanda gigi baru muncul, sebaiknya mulai diperiksakan.
Perhatikan juga apakah gigi di sebelahnya sudah tumbuh, apakah hanya satu gigi yang terlambat, atau apakah ada keluhan seperti nyeri, bengkak, atau gusi terasa keras.
Setelah gigi susu copot, gigi permanen tidak selalu langsung muncul dalam hitungan hari.
Pada beberapa anak, gigi baru bisa terlihat dalam beberapa minggu. Pada anak lain, prosesnya bisa membutuhkan waktu beberapa bulan.
Namun, jika gigi susu sudah copot gigi baru belum tumbuh dalam waktu yang terasa terlalu lama, pemeriksaan dokter gigi bisa membantu memastikan penyebabnya.
Apakah gigi permanennya masih dalam proses tumbuh, ruangnya terlalu sempit, posisinya miring, atau ada hambatan lain.
Saat pemeriksaan, dokter gigi akan melihat kondisi gusi, susunan gigi, dan ruang tumbuh gigi anak.
Dokter juga akan menanyakan kapan gigi susu copot, apakah ada riwayat benturan, apakah anak merasa sakit, dan apakah ada gigi lain yang juga terlambat tumbuh.
Jika diperlukan, dokter bisa menyarankan rontgen untuk melihat posisi gigi permanen yang belum terlihat dari luar.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter bisa menentukan apakah gigi anak cukup dipantau, perlu perawatan tertentu, atau membutuhkan tindakan lanjutan.
Bisa saja normal, terutama jika gigi susu baru copot beberapa minggu. Namun, jika sudah beberapa bulan belum ada tanda gigi baru muncul, sebaiknya diperiksa ke dokter gigi agar penyebabnya lebih jelas.
Penyebabnya bisa karena gigi permanen belum siap muncul, ruang tumbuh terlalu sempit, gigi tumbuh miring, gigi susu copot terlalu cepat, atau ada hambatan lain pada jalur tumbuh gigi.
Tidak selalu. Namun, rontgen bisa diperlukan jika dokter perlu melihat posisi gigi permanen yang belum terlihat dari luar.
Dengan begitu, dokter bisa memastikan apakah gigi masih dalam proses tumbuh atau ada kondisi lain yang perlu ditangani.
Melihat gigi anak tidak mau tumbuh memang bisa membuat orang tua khawatir. Namun, penyebabnya tidak selalu berbahaya.
Yang penting, jangan hanya menebak-nebak dari tampilan luar, terutama jika gigi permanen anak sudah lama belum muncul setelah gigi susu copot.
Kalau Ayah dan Bunda sedang khawatir karena gigi permanen anak lama tumbuh, anak usia 7 tahun giginya belum muncul, atau gigi susu sudah copot tapi gigi baru belum tumbuh, sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter gigi.
Pemeriksaan lebih awal bisa membantu mengetahui apakah kondisi tersebut masih normal atau perlu penanganan lebih lanjut.
Konsultasikan kondisi gigi anak ke dokter gigi GiO Dental Care melalui WhatsApp berikut untuk mendapatkan arahan pemeriksaan yang sesuai.
Blog Terbaru
Apa Itu Veneer Gigi? Fungsi, Jenis, dan Bedanya dengan Bleaching
Wednesday, 01 July 2026 - 11:20:58
Gigi Susu Berlubang, Perlu Ditambal atau Dibiarkan? Ini Penjelasannya
Monday, 29 June 2026 - 15:05:42
Veneer Gigi Sakit Ga? Ini yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Pasang
Friday, 26 June 2026 - 09:56:30
Kapan Anak Pertama Kali Harus ke Dokter Gigi? Ini Panduan untuk Orang Tua
Wednesday, 24 June 2026 - 09:31:38
Setelah Perawatan Saluran Akar, Gigi Masih Ngilu? Normal atau Harus Periksa Lagi?
Monday, 22 June 2026 - 09:45:30
Konsultasikan dengan
Ahli Kami yang Terpercaya
Admin GIO Dental siap membantu memilihkan atau menjelaskan semua keluhan dan masalah gigimu.
Kami hadir di lokasi strategis untuk memastikan akses mudah ke perawatan gigi terbaik. Temukan cabang klinik kami terdekat dan nikmati layanan profesional untuk senyum sehat Anda.